Kamis, 30 Oktober 2014

Renungan Akhir Tahun

Kutbah Jum'at Masjid Nabawi 30 Dzulhijjah 1435 H - 24 Oktober 2014
Oleh : Asy-Syaikh Husain bin Abdil 'Aziz Alu Asy-Syaikh
Khutbah Pertama
Sesungguhnya seorang mukmin yang mendapatkan taufiq adalah seorang yang menjadikan perubahan kondisi-kondisi sebagai kesempatan untuk ingat, merenungkan, dan mengambil pelajaran. Maka iapun menghisab dirinya, ia memperbaiki kondisinya dan meluruskan arah perjalanannya. Maka binasanya hati seseorang tatkala lalai untuk menghisab dirinya dan serta mengikuti hawa nafsunya.
Sementara kita berpisah dari tahun dan menyambut tahun yang baru –semoga Allah menjadikannya sebagai tahun yang berkah dan kebahagaiaan bagi kita-, maka wajib bagi kita untuk menghisab diri kita, sebagaimana Khalifah Umar –semoga Allah meridhoinya- berkata :
"Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, timbanglah diri kalian sebelum (amal) kalian ditimbang, karena lebih ringan bagi kalian tatkala kalian dihisab kelak, jika kalian menghisab diri kalian sekarang"
Seorang mukmin mengetahui bahwasanya kehidupan dunia ini diciptakan untuk diisi dengan ketaatan kepada Allah, mentauhidkanNya, dan untuk mewujudkan peribadatan kepadanya. Allah berfirman
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. (QS Adz-Dzaariyaat : 56)
Dari Ibnu Umar –semoga Allah meridoinya- ia berkata : "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memegang pundakku lalu berkata :
"Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau musafir yang numpang lewat"
Ibnu Umar berkata :
"Jika telah sore maka janganlah engkau menunggu pagi, dan jika telah pagi maka janganlah engkau menunggu sore, manfaatkanlah masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu, dan manfaatkan kehidupanmu sebelum tiba kematianmu" (HR Al-Bukhari)
Maka wajib bagi kita dengan bertambahnya umur bertambah pula ketaatan dan perbuatan kebajikan, hendaknya kita mengisi tahun-tahun untuk mendekatkan diri kepada sang Pencipta sedekat-dekatnya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
"Sebaik-baik kalian adalah yang panjang umurnya dan baik amalannya" (HR Ahmad dan At-Tirmidzi dan ia berkata : "Hadits Hasan", dan dishahihkan oleh Al-Hakim)
Diantara kedzoliman yang sangat jelas serta kerugian yang nyata adalah Allah telah menganugerahi kepada anda usia lantas anda tenggelam dalam kemaksiatan dan tetap berada pada apa yang tidak diridhoi Allah. Allah berfirman :
...
Baca selengkapnya disini:
http://firanda.com/index.php/artikel/khutbah-jum-at-masjid-nabawi-terjemahan/797-renungan-akhir-tahun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar