Kamis, 30 Oktober 2014

Pentingnya Persatuan Kaum Muslimin Di Masa Fitnah dan Ujian

Khutbah Jum'at 17 Dzulqo'dah 1435 H di Al-Masjid An-Nabawi
Oleh : Asy-Syaikh Husain bin Abdil Aziz Alu As-Syaikh hafizohulloh (Imam Al-Masjid An-Nabawi dan Hakim di Pengadilan kota Madinah)

Khutbah Pertama :

Kaum muslimin diliputi oleh ujian-ujian yang berat, dikepung oleh berbagai macam fitnah, tidak ada yang bisa melindungi dari itu semua kecuali berlindung kepada Allah disertai dengan taubat yang tulus dan kembali kepada Allah Azza wa Jalla. Allah berfirman

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (٢)

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar. (QS Ath-Tholaaq : 2)

Maka dengan mewujudkan ketaatan kepada Allah dan ketaatan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam maka Allah akan menghilangkan bencana dan petaka dari kaum muslimin, Allah akan menolak kerusakan dan fitnah-fitnah dari mereka. Karenanya telah shahih dalam Shahih Muslim sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam

الْعِبَادَةُ فِي الْهَرْجِ كَالْهِجْرَةِ إِلَيَّ

"Ibadah di masa fitnah seperti berhijrah kepadaku"

Saudara-saudaraku, dalam kondisi seperti ini, semakin ditekankan keharusan untuk berpegang teguh kepada pokok Islam yang agung, yaitu kewajiban untuk berkumpul dalam kebenaran, saling bekerja sama dalam kebaikan, dan bersatu dalam segala hal yang bermanfaat baik di dunia maupun di akhirat. Allah berfirman:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلا تَفَرَّقُوا

"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai" (QS Ali Imron : 103).

Sungguh di setiap masyarakat muslim kita sangat butuh agara menjadi cerminan terhadap bentuk yang diinginkan oleh Islam sebagaimana yang disifatkan oleh Nabi shallallahu 'alihi wasallam

مثل المؤمنين في توادهم وتراحمهم وتعاطفهم كمل الجسد الواحد إذا اشتكى منه عضو تداعى له سائر الجسد بالسهر والحمى

"Perumpamaan kaum mukminin dalam hal saling mencintai, saling menyayangi, saling lembut di antara mereka, seperti tubuh yang satu, jika ada satu anggota tubuh yang sakit maka seluruh jasad akan ikut merasakan sakit sehingga begadang dan demam" (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Juga sebagai bentuk pengamalan dari firman Allah

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ

"Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar" (QS At-Taubah : 71)
...
Baca selengkapnya disini: http://firanda.com/index.php/artikel/khutbah-jum-at-masjid-nabawi-terjemahan/771-pentingnya-persatuan-kaum-muslimin-di-masa-fitnah-dan-ujian
repost dari Ustadz Firanda Andirja 15 Sept 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar